Perhatian : Pengutipan berita Portal Riau Terkini harus mencantumkan nama Portal Riau Terkini dan izin dari Admin : BURHAN, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Tampilkan postingan dengan label Pemuda Dan Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemuda Dan Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

Burhan dan mahasiswa Rupat akan sambut kedatangan tim Popda Rupat di Bengkalis


 
Portal Riau, Bengkalis – “SETIAP TUBUH YANG KUAT TERDAPAT JIWA YANG YANG SEHAT” itu lah peribahasa yang setiap kita dengar di saat kita melakukan olahraga, setiap manusia pasti membutuhkan olahraga tapi melaksanakannya secara teratur dan di bantu dengan makanan yang bergizi kalau tidak teratur dan tidak mengatur makanannya itu bisa menyebabkan tubuh kita tidak sehat. 
Tapi dalam berolahraga siapa saja bisa melaksanakan dari orang tua maupun sampai anak – anak, tapi disini akan dibahas tentang olahraga di para kalangan remaja. Di indonesia hampir seluruh kalangan remajanya melakukan olahraga, karena dengan berolahraga semua penyakit yang ada di tubuh kita bisa sedikit sembuh dan hilang.
Pelajar merupakan bagian yang potensial dibidang pembangunan olahraga dan seni. Melalui penyelenggaraan Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) merupakan wahana yang paling sesuai dalam rangka rekrutmen pelajar yang berprestasi di bidang olahraga dan seni, untuk mempersiapkan dan mengikuti kejuaraan tingkat yang lebih tinggi.
Tujuan diadakannya POPDA  adalah untuk menjadi media puncak pembinaan prestasi olahraga pelajar kabupaten. Tahun genap sebagai ajang seleksi atlit pelajar kabupaten untuk nantinya akan mewakili Kabupaten Bengkalis pada event yang lebih tinggi yaitu POPDA Provinsi Riau. POPDA diharapkan akan dapat meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap bidang olahraga, meningkatkan kecakapan dan kolaboratif dan koperatif,. meningkatkan kesehatan jasmani, menciptakan kondisi kompetitif secara sehat, dan melatih sifat sportifitas dan tanggung jawab. Peserta adalah atlit yang berstatus pelajar pada sekolah negeri maupun swasta dari SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se Kabupaten Bengkalis.
Untuk itu Burhan,  Ketua Umum Mahasiswa Rupat di Bengkalis rencananya akan menyambut kehadiran adik-adik pelajar dari kecamatan Rupat yang akan berlaga pada event tahunan tersebut. Seperti yang direlease Portal Riau saat di hubungi Burhan, Hendri Gunawan dan Tarmuji sedang berbincang-bincang tentang keberangkatan adik-adik pelajar dari Rupat ini.
Pada malam kamis (sebelum berangkat pagi kamis), para peserta Poda yang mewakili kecamata Rupat ini akan menginap di Pergam, pagi besok sekitar pukul 7.00 akan berangkat ke Slenseng malalui jalur laut dan akan berangkan ke Bengkalis dengan Travel. “Menang dan kalah itu hal yang biasa, tapi silaturahmi dan menghidupkan budaya olahraga itu yang paling penting” Ujar Burhan. (red/hg)

Rabu, 14 Mei 2014

Politisi Golkar Bengkalis melepaskan masa lajangnya

  Bengkalis, Portal Riau – Achmadi, SE. Sy besok akan melangsungkan akad nikahnya di desa Palkun kec. Bengkalis – Riau. Achmadi merupakan salah seorang pengurus Partai berlambang pohon beringin di Bengkalis. Dia menikahi seorang gadis palkun, wanita pilihannya bernama Noviyanti. Akad nikah akan dilangsung hari Kamis, 15 Mei 2014 di Palkun pukul 14.00 Wib, sedangkan resepsi pernikahannya akan dilaksanakan pada hari minggu 18 Mei 2014.

Sesuai dengan adat melayu, ada beberapa perhelatan acara yang akan dilaksanakan dalam pernikahan ini. Ijab qabul dilaksanakan kamis siang, upacara berinai dilaksanakan Jum’at Malam, tepuk tepung tawar dilaksanakan sabtu malam dan hari resepsi pada minggu siang.

Selamat menempuh hidup baru Achmadi, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah. (red/br).

Minggu, 11 Mei 2014

Profil Burhan





















Nama                             :      Burhan
Tempat/tanggal lahir        :      Tanjung Kapal/24 Februari 1993
Jenis Kelamin                  :      Laki-laki
Agama                            :      Islam
Alamat                            :      Jl. Bathin Alam Sei Alam Bengkalis
Pekerjaan                        :      Mahasiswa
Telp/HP                           :      0823 9180 7654
Email                               :      Burhanrupat@gmail.com

Riwayat Pendidikan
SDN 19 Tanjung Kapal                                             (2005)
MTS Al Anshor Tanjung Kapal                                  (2008)
MA Aridho Batu Panjang                                           (2011)
D3 Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Bengkalis      (2014)

Riwayat Organisasi
1.        Pengurus sanggar Zapin dan Kompang Berkah Ilahi Tg. Kapal
2.        Ketua OSIS MA Aridho Batu Panjang Periode 2010 – 2011
3.        Ketua Palang Merah Remaja MA Aridho Batu Panjang 2011
4.        Ketua Divisi Agama Himanis PNB Periode 2011 - 2012
5.        Ketua Kementrian Agama Badan Eksekutif Mahasiswa PNB Periode 2011 - 2012
6.        Wakil Presiden BEM PNB Periode 2011 - 2012
7.        Ketua Koordinator Forum Mahasiswa Reformasi (Formabes) 2012
8.        Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Rupat Bengkalis Periode 2013 – 2015
Riwayat Pekerjaan
1     1.Pertamina RU II Dumai (HR Area)

Riwayat Kursus dan Pelatihan
1.      Kursus Bahasa Ingrris di Mts. Al Anshor Rupat
2.      Kursus Komputer di Madrasan Aliyah Aridho Rupat
3.      Pelatihan Kewirausahaan di Pantai Marina Hotel
4.      Seminar Mapala Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis
5.      Seminar Nasional Cakram (Kampus UIR Pekanbaru)
6.      Training Mahasiswa di Pantai Marina Hotel
7.      Kuliah Praktisi Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya.
8.      Kuliah Praktisi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
9.      Informasi & Orientasi I/O Politeknik Negeri Bengkalis
10.  Pelatihan Menyetir kendaraan roda empat RE. Saudara Bengkalis.

Riwayat Prestasi
11.  Juara 2 Sarhil Quran MTQ Kec. Rupat 2008
22. Juara 2 Fahmil Quran MTQ Kec. Rupat 2009
33. Juara 2 Zapin Tradisi Kab. Bengkalis tahun 2010
44. Juara 1 Zapin Kreasi Kab. Bengkalis tahun 2010
55. Juara 2 Zapin Tradisi kab. Bengkalis tahun 2011
66. Juara 1 Lomba Menulis Cerita Rakyat Kab. Bengkalis 2011
77. Juara 2 Lomba Mendongeng Kec. Rupat 2011
88. Penerima Anugrah Bupati Bengkalis dalam lomba Penelitian di Bidang Agribisnis dengan Judul “Analisis potensi agribisnis gula kelapa di kelurahan tanjung kapal (Rupat)”

Anugrah dan Penghargaan
11. Seminar Nasional Cakram UIR 9 Juni 2012 di Pekanbaru
22. Juri Votelock Mahkota Event Organizer 30 Desember 2012 di Bengkalis
33. Kecepatan mengetik Sagitarius Event Organizer 2 Desember 2012
44. Kuliah Praktisi Jurusan Administrasi Niaga 13 April 2013
55. Pelatihan Kewirausahaan LPH Bengkalis 1 Oktober 2011
66.  Anugerah Bupati Bengkalis lomba penelitian ide dan inovasi kegiatan dewan riset daerah 30 November 2012
77.   Panitia Penyelanggara Education sharing partner 26 Mei 2012
88. Peduli mangrove 5 Mei 2012
99. Table Maners di The Phoenix Hotel Yogyakarta 9 Februari 2013
110. MTQ cabang Syarhil  Qur’an dan Fahmil Qur’an 2009, 2010 dan 2011
111. Paskibra 17 Agustus tahun 2010  Rupat dan 2011 serta Paskibra MTQ Kab. Bengkalis 2010

Selasa, 06 Mei 2014

Perjalanan Hidup Bob Sadino















Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.


Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lloyd di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.

Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100,-. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.

Suatu hari, temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.

Sebagai peternak ayam, Bob dan istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Dalam tempo satu setengah tahun, ia dan istrinya memiliki banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, di mana terdapat banyak menetap orang asing.

Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.

Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.

Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.

Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Bob.

Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.

Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.

Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.

Anak Guru
Kembali ke tanah air tahun 1967, setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg, Bob, anak bungsu dari lima bersaudara, hanya punya satu tekad, bekerja mandiri. Ayahnya, Sadino, pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, meninggal dunia ketika Bob berusia 19.

Modal yang ia bawa dari Eropa, dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Ketika itu, kawasan Kemang sepi, masih terhampar sawah dan kebun. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan, Bob sendiri sopirnya.

Suatu kali, mobil itu disewakan. Ternyata, bukan uang yang kembali, tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. ”Hati saya ikut hancur,” kata Bob. Kehilangan sumber penghasilan, Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.”

Untuk menenangkan pikiran, Bob menerima pemberian 50 ekor ayam ras dari kenalannya, Sri Mulyono Herlambang. Dari sini Bob menanjak: Ia berhasil menjadi pemilik tunggal Kem Chicks dan pengusaha perladangan sayur sistem hidroponik. Lalu ada Kem Food, pabrik pengolahan daging di Pulogadung, dan sebuah ”warung” shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal 1985 menunjukkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, dan 100 ton sayuran segar.

”Saya hidup dari fantasi,” kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ”Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,” kata Bob.

Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam.

Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.


Profil dan Biodata Bob Sadino

Nama : Bob Sadino
Lahir : Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933
Agama : Islam

Pendidikan :
  • SD, Yogyakarta (1947)
  • SMP, Jakarta (1950)
  • SMA, Jakarta (1953)

Karir :
  • Karyawan Unilever (1954-1955)
  • Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
  • Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
  • Dirut PT Boga Catur Rata
  • PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)

  • PT Kem Farms (kebun sayur)

Sabtu, 03 Mei 2014

Wajah Baru Desa Darul Aman - Rupat









     Darul Aman, Portal Riau Terkini - Menurut  Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2005 tentang Desa, disebutkan bahwa Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Desa bukanlah bawahan kecamatan, karena kecamatan merupakan bagian dari perangkat daerah kabupaten/kota, dan desa bukan merupakan bagian dari perangkat daerah. Berbeda dengan Kelurahan, Desa memiliki hak mengatur wilayahnya lebih luas. Namun dalam perkembangannya, sebuah desa dapat ditingkatkan statusnya menjadi kelurahan.
Desa memiliki pemerintahan sendiri. Pemerintahan Desa terdiri atas Pemerintah Desa yang meliputi Kepala Desa dan Perangkat Desa, dan Badan Permusyawaratan desa (BPD). Sebagaimana kita ketahui bahwa penyenlenggaraan pemerintahan urusan desa akan selalu membutuhkan dana. Pada uraia berikut akan dijelaskan sumber dana yang ada untuk menunjang berbagai kegiatan di dalam pemerintahan desa
Desa Darul Aman yang terletak di sebelah barat pulau Rupat ini merupakan desa harapan bagi pemuda-pemuda berikut seperti Hendri Gunawan, Hamdaniel Atik, Irwansyah, Tengku Muhammad Idrus dan Isa Syodri. Mereka semua adalah pemimpin masa depan atau penggerak desa Darul Aman ini.
Jauh-jauh hari saat ini mereka sedang menuntut ilmu di Politeknik Negeri Bengkalis dan Akademi Komunitas Negeri Bengkalis dan Berharap mereka bisa memajukan Desa Darul Aman kelak sesuai dengan Bidang Ilmu yang dimiliki. Saat di konfirmasi melalui telepon seluler, Hendri Gunawan  Siap menjadi Kepala Desa Darul Aman jika dipercaya masyarakat kelak, kemajuan di bidang infrastruktur, pendidikan, budaya dan sosial masyarakat harus ditingkatkan. “ujar Hendri Gunawan”. Begitu juga dengan Hamdaniel siap menjadi Badan Permusyawarahan Desa (BPD). 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons